Legok Kondang Glamping, The Ultimate Glamour Camping in Ciwidey

I don’t know when the trend started, but I’m guessing since Indonesia have been a lot more outspoken about their vast destinations, people started to follow the trend and wanted to be out in the wild and open. They don’t want to miss out on the beautiful sceneries the country has to offer. Including those who prefers suitcases instead of backpacks.

Continue reading “Legok Kondang Glamping, The Ultimate Glamour Camping in Ciwidey”

Advertisements

Three Different Worlds of Papandayan

The weekend of March 25-27, I was in a suffocating need of traveling and grasping for fresh air. I had a plan to challenge myself to go on a solo trip to Batu Karas Beach in Pangandaran, Continue reading “Three Different Worlds of Papandayan”

Belanja dan Kuliner di Teras Cihampelas Bandung

Pada hari Minggu yang cukup terik, suasana jalan Cihampelas, Bandung kian ramai. Bukan sekedar memang pusat para penduduk lokal dan luar daerah menghabiskan waktu untuk jalan-jalan dan berbelanja, tapi hari itu jalan Cihampelas yang satu arah dan cukup panjang itu terasa lebih teduh. Ternyata jembatan layang di atas jalan tersebut sudah mulai hidup dan beroperasi.

Teras Cihampelas Bandung

Skywalk‘ itu disebut dengan nama Teras Cihampelas. Berdiri sekitar 10 meter dari permukaan aspal jalan (I didn’t really measure, actually), Teras Cihampelas itu menjulang tinggi dan jauuuh berkilo-kilo meter sepanjang Jalan Cihampelas (again, I wasn’t counting, but pretty sure Google Map knows its exact KM).

Teras Cihampelas Skywalk Bandun

So what is Teras Cihampelas? Orang-orang bilang itu adalah tempat para pedagang kaki lima/asongan yang sering diusir dari pinggir Jalan Cihampelas untuk kembali berjualan di tempat yang lebih rapi dan tidak mengganggu lalu lintas jalan. Jadi, the infamous walikota of Bandung, Bapak Ridwan Kamil (or Kang Emil biar SKSD) membuat jembatan layang tersebut demi mengakomodir mereka yang tetap ingin berjualan. Dan memberikan pengalaman baru untuk para pembeli yang dapat berjalan kaki sepanjang jembatan tersebut sambil menikmati rangkaian stand dan merasakan keindahan kota Bandung dari ketinggian. Amazing work done really. Especially setelah beliau juga berhasil membangun tempat rekreasi outdoor yang rapi dan nyaman di Alun-Alun Jl. Asia Afrika dan lapangan olahraga Gasibu di depan Gedung Sate. So, urban development-wise, he’s amazing!
Teras Cihampelas Bandung
Teras Cihampelas Bandung

So that Sunday afternoon, saya dan teman-teman menari saya yang sudah terhibur dan bahagia menjadi supporter teman kami yang mengikuti kompetisi tari Inspyro Moves pada hari sebelumnya, makin terhibur melihat keramaian di atas sana. Kami yang juga datang sambil menunggu keberangkatan shuttle kami untuk kembali ke Jakarta penasaran dan memang ingin membeli makanan untuk mengisi perut sebelum perjalanan. Setelah menaiki kira-kira 3 putaran tangga, we were exhausted but really impressed! Tempatnya begitu ramai dan betul, banyak pedagang! Misi kita di sana hanya satu: ingin makan. Dan lihat-lihat juga of course. We ended up strolling around -almost- end to end. Kita tidak berhasil mengeksplor dari ujung ke ujung karena shuttle kita pulang untuk jam 11 dan kita hanya memiliki waktu sekitar 45 menit untuk menikmati Teras Cihampelas.

Teras Cihampelas Bandung

Yang menarik dari tempat ini adalah fasilitas umumnya yang sangat baik. Contoh, ada beberapa Musholla atau tempat sholat kecil yang dilengkapi dengan tempat berwudhu di beberapa sudut jembatan. Tidak lupa juga adanya toilet yang hampir selalu ada di setiap ujung. Pada beberapa stand kuliner juga terlihat tempat duduk berinovasi yang terbuat dari semen/beton. Tersedia juga wastafel untuk mencuci tangan apabila kamu memutuskan untuk makan makanan yang lumayan heboh. Teras Cihampelas juga sangat disabled-friendly! Atau sangat nyaman untuk kaum difabel dan penyandang cacat. Adanya lift disetiap ujung jembatan, dan ramp sangat membantu untuk yang membutuhkan.

Teras Cihampelas Bandung
Musholla mini di tengah-tengah jembatan

Penempatan letak di Teras Cihampelas Skywalk juga sangat rapi teratur. Misalnya, dibagian tengah adalah khusus pedagang kuliner. Rangkaian makanan khas Bandung dan Jawa Barat bisa kamu dapatkan di sini. Batagor, tape uli, ketan bakar bahkan keripik-keripik setan/basreng yang super pedas durhaka itupun dijual di sini. Lalu di bagian pinggir adalah penjual pernak-pernik dan oleh-oleh seperti kaos, kalung, gelang, dsb. Teras Cihampelas dilengkapi dengan papan-papan directory atau penunjuk jalan agar kamu bisa mengetahui letak kamu berada. Beberapa warning signs juga dibuat lucu khas Ridwan Kamil seperti papan peringatan “Dilarang membuang sampah sembarangan” yang dibuat humoris dengan mengungkit issue ke-baper-an manusia muda saat ini.

Teras Cihampelas Bandung
Papan pemberitahuan unik

Overall, Teras Cihampelas ini sangat menarik perhatian para wisatawan lokal dan juga luar daerah. Selain dibuat dalam desain modern, penuh warna dan artistik, skywalk ini juga teduh di beberapa tempat, thanks to overgrown trees di pinggiran jalan tersebut yang dapat memberikan bayangan. Namun, apabila matahari sedang terik atau sedang hujan, tempat ini juga bisa sedikit meresahkan.

Oh, do try some of the Batagor there, dan bertemulah dengan para pedagang-pedagang yang sangat baik hati ❤

Totally recommended place to enjoy a nice weekend out in Bandung.

6 Reasons Why New Zealand Should Be Your Next Travel Destination

New Zealand is a dream destination many of us should have a chance in a lifetime to go. And these are the reason why you should put New Zealand in a pin point: Continue reading “6 Reasons Why New Zealand Should Be Your Next Travel Destination”

Dreaming of New Zealand

NZ-mt-taranaki

This might be the first travel post where I actually never been to the place but excited to write about! New Zealand– the land of the Kiwis, where sheep is more populous than human (they say) and the land of gut-wrenching adventures is one of the places in the entire world I’ve always dreamed about going.

Continue reading “Dreaming of New Zealand”

#YaTuhan, Kamu, Aku, Doa – Buku Doa Anak Muda Masa Kini

Suatu hari, satu Instagram Story post seorang teman kantor membuat saya penasaran. Post tersebut tertuliskan satu kalimat, “Ya Tuhan, ijinkan kami untuk berpasang-pasangan. Amin.” Simpel. Sebuah kata-kata; doa, I must say, yang dapat relate kepada kami rombongan manusia quarter age life yang mungkin galau akan sebuah hubungan. Tapi kok lucu dan menarik, saya pikir. So I replied my friend’s story, “AMIIIINN!! itu apaa?!”. “Buku kaak!” she replied back.  Continue reading “#YaTuhan, Kamu, Aku, Doa – Buku Doa Anak Muda Masa Kini”

#JFW2017 Interview: Schmiley Mo’s Diana Rikasari

As seen on FashionValet Edits

Starting off as an ordinary blogger from Indonesia, Diana Rikasari blossomed into someone extraordinary — she started trending online with her love for quirky and playful fashion, a genre that was acceptable and suitable for anyone with confidence! But being unable to detach herself from colours and fashion, Diana decided to go bigger with an entrepreneurial life. This year, Schmiley Mo was born and not only did it add new twists to everyday fashion, it also made its first debut in Jakarta Fashion Week 2017!

FV: What’s Schmiley Mo (SM) all about?

Schmiley Mo is a daily-wear line that offers basic clothing packaged in a fun way. They are meant to be loose and comfy – even layered – to make one’s day not-so-ordinary.

FV: What was your inspiration for this collection?

Daisy Pills was inspired by my love for all things tropical, bohemian and chic, so I tried to combine all three elements into something that one could wear comfortably on a daily basis.

FV: What should people feel when wearing the collection?

I think Schmiley Mo is wearable-quirky — it is fun but not over the top.

FV: Are patches and fun stickers your signature for SM?

I’ve always had major love for them, and it is slowly becoming embedded in Schmiley Mo’s DNA. The fact that the sticker trend is still growing clearly shows that one should not miss out on something like this.

FV: Which is the must-have accessory to look chic and cool?

I would go with pearl earrings and a thin ribbon or scarf to wrap around the neck. I’m falling in love with anklets, too!

 

What La La Land Can Teach You About Imperfect Love and Dreams

The recently most talked about movie and the one that’s been snatching almost all the Golden Globes Awards, La La Land have been keeping me all gooey jolly inside. Even from the first moment the movie started—you know, where they were all singing and dancing during traffic, yeah, I wanted to be part of it right away! (perfect for Jakarta’s traffic anyway). Basically since the few seconds of the film, it left me smiling ear to ear.  Continue reading “What La La Land Can Teach You About Imperfect Love and Dreams”

5 Ways to Celebrate 2017 with a Bang!

Looking back at how the end of 2016 pretty much screws me over, the first few weeks of 2017 was still a tad bit disappointing. I wasn’t about to bore you with my depressing stories, however. As I found a way to help the process of self-healing (yes, process), I believe these are some ways to celebrate 2017 with a bang! Continue reading “5 Ways to Celebrate 2017 with a Bang!”

11 Reasons You Should Date a Dancer-Traveler

A reblogged post from 2015 🙂

1. Challenge is her middle name.

She lives selfishly and full on ego. She strives for different challenges whenever shes out of the comfort zone of her home or rather take on learning tough dance steps. Continue reading “11 Reasons You Should Date a Dancer-Traveler”